Gejala Serangan Jantung Koroner dan Cara Mencegahnya

Gejala Serangan Jantung Koroner dan Cara Mencegahnya -, Salah satu jenis penyakit kardiovaskular yang sering kali terjadi merupakan serangan jantung koroner dan penyakit jantung. Ini merupakan jenis penyakit yang sangat berbaha yang tidak bisa dibiarkan dalam jangka waktu yang lama. Penyakit jantung menempati penyakit peringkat pertama di negara industri maju dan negara berkembang.

Gejala Serangan Jantung Koroner

gejala-serangan-jantung-koroner-dan-cara-mencegahnya

Penyakit jantung diawali dengan proses penyumbatan di pembuluh arteri yang menyebabkan tidak cukupnya darah ke otot jantung.

Jika aliran darah di dalam urat nadi koroner itu terhalang secara total, bagian otot jantung yang berkaitan akan mengalami kerusakan dan ini disebut dengan serangan jantung atau Myocardial Infarction (MI). Pada umumnya disebabkan karena penyumbatan arteri koroner yang kemudian terjadi proses kombinasi plak lemak tersebut menjadi titik – titik lemah dari arterti itu dan beresiko untuk pecah.

Apabila pecah ditempat tersebut maka gumpalan akan lebih cepat terbentuk dan ini akan menghambat arteri secara menyeluruh serta memutuskan aliran darah ke otot jantung dan mengakibatkan rasa sakit yang khas di pusat dada serta menyebar hingga ke leher dan lengan. Rasa sakit itu diiringi dengan keringat dan nafas pendek.

Pada pasien serangan jantung akut tidak menutup kemungkinan akan kehilangan kesadarannya dan untuk mengatasi MI maka diadakan tindakan untuk membuka kembali saluran arteri yang buntu dengan menggunakan obat jantung koroner yang mampu melarutkan gumpalan tersebut.

Dan berikut ini merupakan beberapa gejala serangan jantung koroner :

  • Sesak nafas dan merasa nafas pendek
  • Nyeri di dada
  • Serangan jantung

Cara Mencegah Serangan Jantung Koroner

Salah satu kunci untuk mencegah serangan jantung koroner adalah dengan mengubah gaya hidup, di zaman sekarang ini lebih banyak orang yang tergolong ke dalam jenis gaya hidup kurang sehat di bandingkan mereka yang memilih hidup sehat. Mengkonsumsi jenis makanan yang tidak mengandung serat dan justru tinggi lemak bisa meningkatkan resiko penyakit jantung.

  • Jus Jeruk

Kandungan vitamin C serta hesperidin yang terdapat dalam jeruk akan membantu menurunkan resiko tekanan darah diastolik dan selain itu akan sangat membantu dalam meningkatkan fungsi dari endotel atau dinding pembuluh darah.

  • Delima

Buah delima ini apabila dikonsumsi secara teratur akan sangat baik untuk kesehatan tubuhnya terlebih kandungan flavonoid yang terdapat dalam buah delima mampu membantu mencegah serta mengurangi resiko dari aterosklerosis atau penebalan di dinding arteri, menurunkan kolesterol tinggi dan mengurangi kolesterol jahat.

  • Buah Apel

Zat fitokimia seperti fitonutrien dalam buah apel yang bekerja sebagai antikosidan dalam tubuh mampu menurunkan resiko dari kolesterol jahat dalam tubuh.

  • Buah Kiwi

Kandungan vitamin C yang ada di dalam buah kiwi sangat baik berperan sebagai antioksidan dan membantu meningkatkan elastisitas serta kekuatan dari pembuluh darah.

  • Stroberi

Kandungan magnesium, vitamin C serta kalium yang terdapat di dalam buah stroberi yang banyak disenangi orang – orang in ternyata sangat dikonsumsi terlebih bermanfaat sebagai antioksidan  dan membantu membuat otot artteri menjadi lebih rileks.

  • Blewah

Dan buah yang terakhir yang bisa Anda masukan ke dalam menus camilan sehari – sehari Anda agar lebih sehat adalah buah blewah yang mengandung beta karoten, vitamin C, vitamin B kompleks serta memiliki manfaat sebagai antioksidan dan membentuk plak dari dinding arteri serta penyakit tekanan darah tinggi.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *