Manfaat Jengkol Dan Cara Menghilangkan Bau Jengkol

Manfaat Jengkol Dan Cara Menghilangkan Bau JengkolGreen World Original – Jengkol merupakan salah satu jenis tumbuhan yang terdapat diwilayah Asia Tenggara, tumbuhan ini memiliki nama latin Archidendron Pauciflorum. Jengkol masih termasuk kedalam golongan polong-polongan yang berbentuk gepeng membentuk spiral, warna buahnya cokelat mengkilap dan di lapisi kulit ari tipis. Namun sayang jengkol memiliki bau yang tidak enak dan juga dapat menimbulkan bau tak sedap pada urin setelah mengkonsumsinya, apalagi jika dikonsumsi dalam keadaan mentah sebagai lalapan.

Walaupun begitu ternyata banyak orang yang menyukainya terlebih jika diolah menjadi suatu masakan dengan bumbu rempah-rempah, sehingga jengkol dapat menjadi masakan yang lezat. Selain itu, mengkonsumsi jengkol juga ternyata dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut  beberapa manfaat jengkol bagi kesehatan :

  • Mengatasi Penyakit Jantung Koroner Jengkol merupakan bahan makanan yang bersifat diuretic (pembuangan urine menjadi lancar).  Pembuangan urine yang lancar sangat baik untuk para penderita penyakit jantung.
  • Zat Antioksidan bermanfaat menjaga kesehatan jantung Seperti yang sudah disebutkan di atas, jengkol mengandung zat antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Demikian juga dengan kesehatan jantung. Toksin atau racun dalam tubuh akan sulit masuk ke dalam tubuh, khususnya jantung, berkat perlindungan yang diberikan oleh zat antioksidan ini. Segala sesuatu yang menghambat aliran darah dalam pembuluh darah juga akan hilang oleh zat yang terkandung pada jengkol. Aliran darah pun akan menjadi lebih lancar dan jantung pun akan berfungsi dengan baik dan optimal.
  • Mencegah diabetes Hebatnya lagi, jengkol dapat mencegah timbulnya penyakit diabetes. Mengapa? Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat. Asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol. Akibat ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat adalah sulit berhentinya buang air kecil (anyang-anyangan).
  • Mengatasi sembelit pada ibu hamil biasanya sering mengalami sembelit. Kandungan serat pada jengkol dapat mengatasi masalah sembelit. Dengan kata lain, serat pada jengkol membantu melancarkan pencernaan dan buang air besar. Namun tetap jangan terlalu banyak mengkonsumsi jengkol ya. Konsumsilah jengkol sesuai dengan jumlah yang dianjurkan.
  • Jengkol dapat menstabilkan organ-organ penting dalam tubuh Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil bila tubuh terpenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Berbeda situasinya jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tak heran jika ibu hamil juga disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan asam folat demi perkembangan janinnya. Salah satu contoh makanan yang kaya akan asam folat adalah jengkol. Namun sekali perlu diingat bahwa konsumsilah jengkol secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi jengkol yang berlebihan akan kurang baik efeknya untuk organ ginjal.
  • Mencegah Anemia Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi ini sangat berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi, produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang.Efek dari kurangnya suplai oksigen dan zat-zat makanan  pada sel akan menurunkan fungsi/ kinerja sel. Tak heran jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, ia akan terlihat lemas, mudah lelah, dan tidak bersemangat. Nah, bagi anda para wanita,  mengkonumsi jengkol saat sedang menstruasi sangat dianjurkan agar tubuh anda tidak kekurangan zat besi akibat banyaknya darah menstruasi yang keluar tubuh.
  • Basmi Radikal Bebas Jengkol mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C. Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan. Vitamin A dan vitamin C juga berperan sebagai zat antioksidan. Manfaat antioksidan dikenal ampuh menangkal zat-zat radikal bebas penyebab penyakit kanker.
  • Mencegah Tulang Keropos / Memperkuat tulang dan gigi Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang keropos (osteoporosis). Jadi, sering mengkonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang pada tubuh anda menjadi lebih kuat.
  • Merampingkan perut Jangan salah ya, jengkol juga dapat membantu merampingkan perut yang buncit. Kandungan seratnya yang tinggi dapat melancarkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut langsing. Salah satu penyebab buncitnya perut pada seseorang adalah karena buang air besar yang tidak lancar dan tidak teratur.
  • Mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya anda tidak memasak jengkol terlalu matang (overcooked).
  • Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Pertumbuhan tulang dan gigi dapat berjalan optimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi pada buah jengkol.
  • Pembentukan Jaringan Tubuh Kandungan protein yang tinggi pada jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang keledai.
  • Mencegah kecacatan pada bayi Kandungan asam folat pada jengkol juga dapat mencegah kecacatan bawaan pada bayi.
  • Mengontrol kadar gula darah Manfaat lainnya dari buah jengkol adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh anda para penderita diabetes. Jengkol mengandung zat gula yang ‘bersahabat’ dengan para penderita diabetes. Zat gula pada jengkol merupakan zat gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.Berbeda dengan zat gula pada bahan makanan lainnya seperti makanan-makanan yang mengandung karbohidrat. Zat gula yang mudah terurai pada jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Alhasil, stamina tubuh pun akan meningkat. Proses penguraian zat gula yang sempurna tidak akan menimbulkan timbunan  gula darah di dalam tubuh.

Cara Menghilangkan Bau Jengkol

  1. Menggunakan Rebusan Air Kapur SirihKalau cara yang ini adalah tahap lebih lanjut dari cara sebelumnya. Jika kita sudah merendam jengkol semalaman di dalam air kapur sirih tapi baunya masih belum hilang juga. Cobain aja direbus di dalam air kapur sirih, setelah itu baru jengkolnya digepengin sampai terbelah setengah.
  2. Menggunakan Abu GosokMerebus jengkol dengan menambahkan abu gosok yang biasa buat cuci piring juga bisa menghilangkan bau jengkol. Rebus jengkol menggunakan air yang sudah ditambahkan dengan abu gosok Rebus hingga mendidih. Setelah mendidih, diamkan beberapa menit, baru setelah itu ganti air untuk merebus dengan air dingin dan diamkan semalam.
  3. Menggunakan Daun SalamCara ini hampir sama dengan yang menggunakan daun jeruk. Pertama rebus air sampai mendidih, setelah itu baru masukkan daun salam dan jengkol secara bersamaan.
  4. Menggunakan Air Kapur SirihNah, cara yang satu ini dianggap paling mudah nih untuk menghilangkan bau jengkol. Kita cukup merendam jengkol yang belum dimasak ke dalam air kapur sirih, lalu dimakan selama semalam. Setelah satu malam bau yang ada dalam jengkol akan berkurang atau malah bisa jadi hilang.
  5. Menggunakan Daun JerukCara ini dilakukan saat kita sedang merebus jengkol sebelum dimasak menjadi berbagai jenis masakan. Saat kita merebus jengkol masukkan juga potongan daun jeruk kedalamnya. Aroma yang ada pada daun jeruk akan mengurangi atau bisa jadi menghilangkan bau khas dari jengkol.

Semoga bermanfaat informasi di atas jangan lupa kunjungi terus ya.. web ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *